Begini Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegah Jantung Koroner

Begini Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegah Jantung Koroner

Jantung merupakan organ utama yang penting dalam tubuh manusia. Kondisi jantung yang terganggu, maka kelangsungan hidup manusia pun juga akan terpengaruh. Terdapat beberapa jenis penyakit jantung. Begini gejala, penyebab dan cara mencegah jantung koroner.

Gejala Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner ditandai dengan hadirnya rasa nyeri dada yang terasa tidak biasa. Meski tak semua nyeri dada adalah gejala penyakit jantung, namun sudah sewajarnya setiap nyeri di dada harus ditangani secara serius. Nyeri dada akibat serangan jantung akan terasa seolah dada mendapatkan tekanan beban yang berat.

Selain nyeri dada sering pusing dan mudah lelah juga merupakan hal yang perlu diwaspadai sebagai gejala jantung koroner. Pusing muncul sebagai efek dari fungsi jantung yang tidak normal. Seringkali  juga diikuti dengan perasaan mudah lelah akibat sirkulasi darah terganggu.

Penyebab Jantung Koroner

Berdasarkan tingkat risiko dan penyebabnya, penyakit jantung koroner terbagi dalam beberapa jenis. Angina atau istilah angin duduk yang cukup dikenal masyarakat Indonesia termasuk dalam penyakit jantung koroner yang terjadi akibat suplai darah terhambat atau terlalu lemah sehingga kinerja jantung menurun. yang termasuk dalam jenis penyakit jantung koroner selanjutnya adalah serangan jantung.

Serangan jantung akibat berhenti berdetak biasanya diawali dengan kondisi komplikasi oleh beberapa penyebab. Mulai dari gagal jantung dan syok kardiogenik karena otot jantung rusak permanen, hingga aritmia akibat detak jantung tidak normal yaitu terlalu cepat berdetak dan berisiko berhenti, serta kondisi jantung retak akibat otot, dinding, atau katup jantung sudah retak.
Mencegah Jantung Koroner

Menjaga pola hidup yang sehat adalah hal utama yang perlu dilakukan sebagai upaya mencegah penyakit jantung koroner. Hampir semua penemuan kasus penyakit jantung berawal dari minimnya kesadaran dan pengetahuan akan gaya hidup sehat penderitanya. Lakukan olahraga secara rutin sebagai salah satu upaya baik dalam menjaga pola hidup sehat sekaligus mencegah jantung koroner.

Jalani pola makan sehat dengan konsumsi buah-buahan serta sayuran, dan kurangi makanan berlemak. Selain itu tidak merokok dan minum minuman beralkohol sekaligus mengontrol kadar gula dan tekanan darah tetap dalam batas normal merupakan cara efektif mencegah jantung koroner.

Hal yang perlu Anda ketahui faktor genetik bukanlah penyebab jantung koroner  hanya saja dapat menjadi pemicu terjadinya jantung koroner. Mitos serangan jantung hanya menyerang orang lanjut usia adalah hal yang jelas salah. Pada kenyataanya serangan jantung dapat menyerang siapa saja, pada usia berapapun.

Lalu, bagaimana terjadinya penyakit jantung? terjadinya penumpukan kolesterol dalam tubuh karena beberapa akibat, akan turut menimbulkan plak. Hal tersebut dapat memicu pembuluh darah koroner terganggu dan aliran darah menjadi tidak lancar. Dan dampak lanjutannya adalah suplai oksigen menuju jantung akan terhambat, sehingga fungsi jantung menjadi tidak optimal.

Nah, itulah cara mencegah jantung koroner beserta gejala sekaligus pencegahannya. Hal terpenting yang wajib dilakukan adalah menjaga pola hidup sehat. Hindari informasi-informasi yang tidak benar mengenai penyakit jantung koroner ataupun penyakit lainnya.