Ciri-Ciri Kontraksi sebagai Tanda Kelahiran Anak Pertama

Ciri-Ciri Kontraksi sebagai Tanda Kelahiran Anak Pertama

Setelah resmi menikah, umumnya pasangan suami-istri langsung mengharapkan punya momongan. Setelah berhasil hamil, apa sih ciri ciri kontraksi yang biasa terjadi jelang kelahiran anak pertama? Di titik ini, mayoritas pasangan muda belum begitu memahami. Selengkapnya, berikut ciri-ciri yang tidak boleh Anda tinggalkan.

Mengalami Kontraksi secara Berirama

Apabila Anda baru mengalami kontraksi ringan, tandanya Anda sudah berada pada pembukaan pertama. Namun apabila kontraksi yang terjadi lebih berirama, biasanya sebentar lagi akan melahirkan. Kontraksi yang ini lebih terasa jika dibandingkan dengan kontraksi palsu atau ringan. Durasinya juga lebih lama.

Lebih Sensitif secara Psikologis

Mudah tersinggung atau terjadi perubahan emosi secara ekstrem pada waktu PMS itu biasa. Tapi, pernahkah Anda mengalami sensitivitas lebih tinggi pada waktu hamil? Jika pernah, jangan khawatir. Sebab, tanda itu merupakan tanda khusus menjelang persalinan pertama Anda. Hal ini terjadi pada setiap perempuan yang hamil.

Pecahnya Air Ketuban

Kontraksi yang terjadi pada seorang ibu hamil anak pertama hampir selalu diiringi dengan pecahnya air ketuban. Tanda ini mengindikasikan, bahwa proses persalinan sebentar lagi akan dilangsungkan. Sebelum pecah, air ketuban tersebut berfungsi untuk melindungi janin selama berada dalam kandungan.

Sulit untuk Tidur

Saat hamil, memang ada kalanya mengalami kesulitan untuk tidur. Tapi, pada waktu kontraksi yang berdekatan dengan hari kelahiran bayi terasa lebih hebat. Ciri-ciri kontraksi yang ditandai dengan sulit untuk tidur umumnya dikarenakan ada rasa khawatir terhadap momen-momen persalinan. Akhirnya, Anda pun mengalami insomnia.

Ada Rasa Nyeri di Alat Reproduksi

Setiap perempuan yang baru pertama kali hamil dan mendekati momen persalinan hampir pasti mengalami tanda ini. Nyeri yang terjadi karena posisi alat reproduksi tersebut mulai turun. Soalnya bayi yang berada di rahim mulai turun menuju jalan untuk lahir. Semacam ada tekanan yang akhirnya menyebabkan alat reproduksi Anda terasa nyeri.

Perut Semakin Keras

Apabila Anda ingin tahu apakah hampir melahirkan atau belum, bisa cek kondisi perut pada saat itu. Bukan hanya ditengarai oleh gerakan-gerakan kontraksi, tetapi juga bisa dirasakan dengan meraba bagian perut. Ketika hampir melahirkan, kondisi perut semakin keras dan kaku. Hal itu terjadi karena si calon bayi sudah bebas bergerak dan mencari jalan lahir.

Punggung Terasa Nyeri

Tidak hanya alat reproduksi yang nyeri, tetapi juga punggung Anda. Ketika baru pertama kali hamil, kesan seperti ini begitu terasa. Pegal-pegal atau rasa nyeri di punggung dikarenakan beban di perut yang menandakan si bayi terus mencari jalan lahir. Biasanya ia sudah bersiap-siap menyambut kehidupan baru begitu tanda-tanda kelahiran lengkap.

Berbahagialah ketika ciri-ciri kontraksi tersebut Anda alami. Tetaplah rileks dan jaga perasaan pribadi. Menjelang kelahiran si kecil, amat membutuhkan kebahagiaan agar proses persalinan berjalan lancar. Jika belum lega juga, cari aktivitas yang paling Anda sukai. Tapi tetap harus hati-hati dan pilih aktivitas yang tidak menguras banyak energi.